Author : Ifdo Hidayah
Cast : Cha Hak Yeon[VIXX] a.k.a Hak Yeon
Krystal
Jung[Fx] a.k.a Krystal
Other Cast :
Park Jiyeon[T-ara] a.k.a Jiyeon
Choi
Minho[SHINee]
And find by
yourself
Genre : Romance sad
Part sebelumnya
3 jam menunggu membuat Hak Yeon tertunduk lemas, ia
kemudian mengambil posisi duduk disebuah kursi depan. Tiba tiba ia mendengar
permbicaraan dua orang dibelakangnya.
kasihan sekali gadis itu,
iya, apalagi dia sepertinya calon pengantin yang
hendak menikah yah,
Hak Yeon semakin gelisah dan berlari keluar gereja,
ia melihat diseberang jalan terdapat darah setengah mengering. Hak Yeon kembali
masuk kegereja dan menghampiri dua orang yang tadi.
kemana gadis itu?
dibawa kerumah sakit oleh sebuah
mobil. Hak yeon segera berlari menuju rumah sakit, ia tak peduli lagi dengan sekililingnya
hingga ia tertabrak motor yang melintas, Hak Yeon jatuh dengan luka luka
disekujur tubuhnya namun ia masih berusaha berlari menuju rumah sakit.
Sesampainya dirumah sakit, ia menoleh kesana kesini mencari krystal. Tapi
karena ia tak tahan lagi dengan sakit ditubuhnya hingga ia terkulai tak berdaya
dilantai, seorang gadis melihat itu dan segera menolong Hak yeon.
Ruang Rawat Krystal
Minho duduk disamping
tempat tidur krystal sementara orang tua krystal menangis keadaan krystal yang
saat ini sedang koma. Minho menatap wajah pucat krystal, ia teringa dengan
peristiwa saat ia dan teman temannya tampil diatas panggung sementara krystal
tengah bersama dengan seorang pria yang tidak ia kenal. Sebenarnya ia juga
tidak mengenali krystal hanya saja ada semacam magnet yang membawanya untuk
berdekatan dengan krystal. Sepertinya ia menyukai krystal.
krystal
. Bangun nak.
Ini ibu nak
bangunlah. Pinta ibu krystal sembari memegangi tangan anak
tunggalnya itu.
maaf bu, saya harus
pergi. Karena sayaada jadwal syuting. Pamit Minho
iya nak. Terima kasih
sudah menolong Krystal kami. Sahut sang ayah yang berada tak jauh dari
krystal. Minho pun berlalu meninggalkan ruangan itu.
Sementara itu diruang
rawat Hak Yeon, gadis yang menolongnya tertidur disebuah sofa panjang didekat
tempat tidur Hak Yeon. Tak lama kemudian Hak yeon sadar, ia mengerjap
ngerjapkan mata sipitnya, berusaha mengenali ruangan itu. Ia mengedarkan
pandangannya kesegala arah dan melihat seorang gadis sedang tertidur.
Krystal
nama Krystal
yang ia sebut, ia baru ingat bahwa ia dirumah sakit hendak melihat krystal. Hak
Yeon berusaha bangun dan melepas infus dipergelangan tangannya.
krystal
krystal
dimana kau? sembari menyebut nama krystal, Hak Yeon berjalan tertatih keluar
meninggalkan ruangannya.Hak Yeon bertanya kepada suster yang menjaga tempat
administrasi.
sus
pasien yang
bernama Krystal dimana? Tanya Hak Yeon sembari meringis.
kau
kau baik baik
saja? Kenapa kau keluar dari kamar
suster
aku bertanya
krystal dirawat dimana? Tanya Hak Yeon lagi
sebentar
. Nona
krystal dirawat diruang E12 lantai 2. Apa kau bisa kesana sendiri?
bisa sus, terima
kasih. Hak yeon nekad ke lantai dua tertatih tatih, ia sesekali meringis
merasakan sakit dibagian lutut dan punggungnya. 10 menit sampai diruang dimana
krystal dirawat, ketika ia hendak masuk ia melihat keluarga krystal disana.
Karena ia takut membuat keributan ia hanya berani melihat krystal dari balik
pintu yang dberi kaca. Air mata Hak Yeon mengalir melihat kekasihnya terbaring
tak berdaya.
seharunya aku tak membiarkanmu
pergi sendiri, seharusnya aku menjemputmu, seharusnya aku bersamamu krys
maafkan aku. Gumam Hak Yeon
eh
kenapa kau malah
ada disini sih, bukannya istirahat! terur seorang gadis membuat Hak Yeon
berbalik, karena kaget Hak Yeon jadi pingsan dan ia menimpa tubuh gadis itu.
eeh
aduh, kenapa jadi
pinsang diatas tubuhku sih! kesal gadis itu, ia pun meminta tolong kepada
perawat yang melintas disana dan mereka membawa Hak yeon kembali keruang
rawatnya.
aakkhh
kepalaku
sakit, Krys
. Hak Yeon meringis manja.
tck
siapa krys?
suara itu membuat Hak yeon menatap sang pemilik suara.
kau siapa?
aku yang menolongmu
tau! Lagian masih sakit udah jalan jalan aja. Sebal Gadis itu
maaf
tapi aku ingin
melihat kekasihku. Jawab Hak yeon
kekasihmu? Yang
diruang E12 itu?
iya, kami
sebenarnya
akan menikah, tapi dia malah kecelakaan.
kasihan sekali kalian,
kau juga sepertinya mengalami hal yang sama dengan kekasihmu itu. Oh iya siapa
namamu?
aku
Cha Hak Yeon.
och aku panggil Hak
Yeon saja, kenalkan aku Park Jiyeon, orang orang memanggilku Jiyeon. Kata
Jiyeon sembari mengulurkan tangannya kepada Hak Yeon disertai senyuman manis.
Hak Yeon menyambut tangan Jiyeon dengan wajah polosnya.
oh iya, ngomong
ngomong
.kaliankan akan menikah, mana keluargamu? Dan kenapa keluarga calon
istrimu tidak menjengukmu? Tanya Jiyeon membuat Hak yeon mengalihkan
pandangannya kearah jendela.
sebenarnya kami
menikah tanpa sepengetahuan orangtua, kami melarikan diri dari mereka karena
keluarga krystal tak menyukaiku, aku hanya seorang yatim miskin. Jawab Hak
yeon membuat Jiyeon merasa bersalah. Hak Yeon melihat perubahan ekspressi
Jiyeon yang merasa tak enak hati padanya.
tidak apa apa, Hak
Yeon tersenyum manis.
wajahmu lucu jika
tersenyum, Hak Yeon. Celetuk Jiyeon membuat senyum Hak Yeon makin lebar.
kata krystal lebih
dari sekedar lucu.
wah
kau pasti sangat
mencintai kekasihmu itu yah, hingga namanya selalu kau sebut.
aku mencintainya lebih
dari diriku sendiri, lebih dari dunia ini. Dia adalah duniaku. Mendengar itu
Jiyeon jadi terharu.
beruntung sekali
krystal, aku juga memiliki kekasih, dia seorang yang populer hingga ia lebih
sibuk dengan dunianya. Kata Jiyeon
dia seorang
selebritis?
iya, personil SHINee.
siapa?
Minho.
Minho?!!
iya
Seminggu kemudian, Hak
Yeon yang sudah mulai pulih berniat melihat krystal secara diam diam tanpa
sepengetahuan keluarga krystal. Saat ini ia sedang berada disamping tempat
tidur krystal. Hak Yeon menggenggam lembut tangan Krystal yang masih koma.
krys
maafkan aku,
krys
ku mohon bangunlah, aku merindukanmu krys
krys bangun. Air mata Hak
Yeon jatuh membasahi kasur temoat krystal berbaring.
krys
kumohon bangun
krys
eh! Mau apa lagi kau
kemari huh?! Kau yang membuat anakku seperti ini! Pergi kau!!! pekik ibu
krystal sembari memukuli Hak Yeon dengan tasnya, Hak yeon diam tak melawan.
Jes
berhentilah. Ini
rumah sakit, kata ayah krystal menenangkan Jessica selaku ibu krystal.
pergi! Aku tak mau kau
berada didekat putriku! Pergi! usir Jessica
tapi
aku
aku
mencintai krystal. Mendengar itu Jessica semakin murka dan menampak wajah Hak
Yeon dengan keras.
pergi!!! Kalau kau
mencintainya tinggalkan anakku! Kau membawa celaka anakku! Pergi! pekik
Jessica sembari mendorong Hak yeon kedepan pintu.
aku mohon
kau
mengerti keadaan kami Hak yeon. Pinta Yesung, ayah Krystal. Hak yeon terpaksa
keluar dari ruangan itu. Tak lama kemudian Yesung pun keluar dan duduk
disamping Hak Yeon.
dia putri kamu satu
satunya, kami sangat menyayanginya.
aku sangat berharap
dia bisa pulih kembali, tolong kau
tinggalkan putri kami. Hak Yeo terperanjat
mendengar permintaan Yesung.
tapi
paman, aku
aku
mencintai Krystal. Aku tak bisa hidup tanpa dia.
kami pun tak bisa
hidup tanpa anak kami, walau bagaimanapun dia anak kami, kami lebih berhak atas
diri krystal. Kau mash bisa mencari gadis lain untuk menjadi kekasihmu, untuk
menjadi istrimu. Balas Yesung panjang lebar
tapi
. Dia duniaku
paman.
kami tidak bisa
mencari krystal lain sebagai anak kami. Mengertilah Hak yeon. Ini permintaanku
padamu. Yesung memohon kepada Hak Yeon
aku
. Aku
kau mencintai krystal
tentunya, tapi cinta tidak harus memiliki. Tolong mengertilah. Kata Yesung
lagi. Hak Yeon berfikir lama hingga ia berdiri dan meninggalkan yesung.
aku
aku mencintainya,
dia duniaku mana mungkin aku hidp tanpa duniaku. Hak Yeon berjalan gontai
keluar dari rumah sakit, ia berjalan menunduk hingga menabrak seseorang.
eh
jalan hati hati
dong! tegur orang yang ia tabrak, Hak Yeon mengenal suara itu, itu suara Jiyeon.
Hak Yeon mendongak dan benar saja itu Jiyeon. Hak yeon yang tengah bersedih
langsung saja memeluk tubuh gadis yang ada dihadapannya sekarang. Jiyeon kaget
hanya bisa diam.
krys
krystal
aku
mencintainya. Hak Yeon menangis sembari memeluk Jiyeon. Disisi lain Minho
melihat itu, ia segera menarik lengan Jiyeon, menjauhkan kekasihnya dari Hak
Yeon.
Minho
kau berpelukan dengan
pria lain didepanku, bagus sekali yah! matah Minho
dia temanku.
apa teman harus
berpelukan mesra seperti itu?! bentak Minho, Jiyeon kaget sementara Hak Yeon
hanya diam sembari menghapus air matanya.
terserah kau! balas
Jiyeon, ia menarik tangan Hak Yeon, membawa pria itu pergi dari hadapan Minho.
Minho menatap kepergian mereka dengan hati yang panas.
aish
bukankah itu
pria yang bersama krystal? Kenapa malah akrab dengan Jiyeon?! gumam minho.
tapi
ah sudahlah, aku
harus melihat krystal dulu. Minho pergi keruangan krystal.
Jiyeon dan Hak Yeon
duduk disebuah kursi yang yang terletak ditaman bermain anak anak didekat rumah
sakit itu. Mereka berdua terdiam cukup lama. Mereka seakan sibuk dengan pikiran
masing masing. Hingga akhirnya Jiyeon mulai buka suara.
kau sudah sembuhkan?
iya.
bagaimana keadaan
Krystal?
dia masih koma.
Jiyeon
maafkan aku karena aku, kau jadi rebut dengan Minho. Kata Hak Yeon
merasa bersalah. Jiyeon tersenyum sedikit terpaksa.
tidak apa apa, kami
memang akhir akhir ini sering ribut kok. Jawab Jiyeon jujur.
tapi
. Mau apa dia
kerumah sakit? Tanya Hak Yeon dengan polosnya.
entahlah
akhir akhir
ini aku selalu mengikutinya kerumah sakit sih tapi aku tak tahu siapa yang ia
jenguk.
jangan
jangan
Hak
yeon berdiri dan berlar kerumah sakit, Jiyeon heran sendiri. Tak lama kemudian
Jiyeon tersadar dan mengikuti Hak Yeon.
@ruang rawat Krystal.
maksudmu Minho
menjenguk Krystal? Tanya Jiyeon, Hak Yeon hanya menunduk tan menjawab hingga
Jiyeon memutuskan untuk masuk keruangan itu, ia melihat Minho menggenggam
tangan Krystal.
Minho
pekik Jiyeon
Jiyeon
och
jadi seminggu ini
kau sering kemari karena kau berharap krystal sadar dan kau bisa dekat
dengannya!
jiyeon, pelankan
suaramu. Tegur Minho
maaf bu, maaf pak.
Minho menari tangan Jiyeon dengan kasar, membawa gadis itu keluar dari dari
ruangan.
mau apa lagi kau
kemari huh?! Bukankah kau sudah bersama dia! bentak Minho, Jiyeon menatap
Minho dengan kesal.
dia hanya temanku! Tapi...
kau malah seperti itu,
baiklah, aku harus
mengakui sesuatu. Aku menyukainya, aku mencintainya! Minho mengatakan itu
sembari menatap mata Hak Yeon. Hak Yeon kaget hingga reflex menarik kerah baju
Minho.
kau
mencintai
krystal?!
iya, aku mencintainya,
dia akan aku nikahi! mendengar itu, Hak yeon semakin panas, sepeti ada api
dihatinya hingga ia nekad melayangkan satu pukulan diwajah Minho. Minho tersungkur.
jangan main main, dia
milikku! bentak Hak yeon
haha
oyah? Tadi kedua
orang tuanya menyukaiku. Kau siapa huh?! Minho menantang Hak yeon, Hak yeon
kembali mengepalkan tangannya, Jiyeon menahannya.
kita pergi dari sini,
Jiyeon menarik tangan Hak yeon, membawa pria itu keluar dari rumah sakit.
To Be Continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar