Sesampainya dirumah
waktu sudah menunjukan pukul 10.30, Ifdo dibiarkan beristirahat di kamarnya
sedangkan sahabat sahabatnya tengah berkumpul diruang tamu tanpa Ridwan dan Andri
yang memang sudah pamit pulang karena besok dia harus bekerja.
“Put, kawankan aku buat
teh iox?” ajak Siti
“ok.” Putri dan siti
pergi ke dapur bersama.
“menurut kalian kenape
ifdo sampe minta pulang?” Tanya Narto yang dari tadi menahan rasa penasarannya.
“heeem Ifdo memang tak
suke rumah sakit, die paling anti yang namenye dibedah.” jawab Eva
“tapi kan die age sakit
va.” sahut Narto
“bise jadi ade hal
lain, mungkin ifdo lihat sesuatu yang endak die suke.” timpal Hendra
“rumah sakit la dah,
ape agi?!” jawab eva yang tidak mau terpengaruh dengan pikiran kedua pria ini,
ia tahu pasti yang ada dalam pikiran kedua pria itu adalah hal mistis.