Pagi....
Futri mengerjapkan
matanya, ia berusaha membuka mata sembari memraih ponselnya, ia heran kenapa
ponselnya jadi lembek dan berair. Futri segera bangkit dan melihat apa yang ia
pegang sekarang. Ketika melihat yg dipegang bukanlah ponselnya melainkan daging
mentah yang berlumuran darah, futri langsung membuang daging itu ke lantai.
"Iseng banget
sih" kesal putri. Ia berpikir yang mengerjainya adalah ifdo, pasalnya tadi
malam ifdo membahas masalah daging itu. Futri bangun dan berjalan cepat keluar
kamar. Ia melihat ifdo tengah sibuk di dapur, ifdo tampak sedang memegang pisau
dan terlihat sedang mencincang daging. Futri menghampirinya.
"Hyuuuuuung. Kau
kan yang narok daging di kamar kamek?" Kesal putri, ia mengomel dibelakang
ifdo.
"...."