Winnie The Pooh Bear Shake Sahabat DISMEN: Eternity Love part 1

Sabtu, 02 Mei 2015

Eternity Love part 1




Title  : Eternity love Part 1
Author : Ifdo Hidayah
Cast :   Cha Hak Yeon[VIXX] a.k.a Hak Yeon
Krystal Jung[Fx] a.k.a Krystal
            Other Cast :
 Park Jiyeon[T-ara] a.k.a Jiyeon
Choi Minho[SHINee]
             And find by yourself
Genre : Romance sad


seorang gadis berjalan perlahan masuk kedalam sebuah hotel berbintang, ia mengenakan topi pantai dengan menyeret sebuah koper mini miliknya. Tak lama kemudian datang seorang pria menghampirinya.
“krys, aku tunggu kamu di kamar 206 lantai 2 yah,” bisik pria itu kemudian pergi meninggalkan gadis tadi. gadis  tadi melanjutkan langkahnya menuju tempat resepsionis hotel.
“selamat siang nona… mau menginap di hotel kami, untuk berapa lama nona?” kata resepsionis itu dengan ramahnya.
“aku mau menginap 2 malam disini. Tapi aku ingin kamarku berada di lantai 2.” Jawab sang gadis sembari membenahi topinya.
“baik nona, kamar anda nomor 206. Ini nona kuncinya.” Ujar sang resepsionis.
“iya, terima kasih. Oh iya… aku dengar mala mini akan ada penampilan musik?”
“benar nona, ada sebuah boyband terkenal, SHINee. Mereka akan tampil malam ini pukul 8 malam nona, di lantai 5.”
“ok,” gadis itu pergi meninggalkan tempat resepsionis.

#kamar, 206
“krys kok lama banget sih.” Keluh seorang pria yang tengah memandangi pintu kamarnya. Tak lama kemudian knop pintu bergerak menandakan seseorang yang hendak masuk.pria tadi berdiri dari seketika.
“maaf yah… “ ujar seorang gadis yang diketahui bernama krystal. Pria tadi tersenyum manis kemudian memeluk krystal yang sudah dekatnya.
“aku merindukanmu, kau tidak apa apa pergi dari rumah tanpa sepengetahuan orangtua mu?” Tanya pria tadi yang diketahui bernama Hak Yeon
“tidak Hak Yeon, kau tenang saja, mereka tidak akan melihatku sampai mereka merestui hubungan kita.” Kata krystal sembari tersenyum manis.
“maaf aku membawamu keduniaku.” Kata Hak Yeon penuh penyesalan. Krystal seketika mencium pipi Hak Yeon dan memeluknya kembali.
“aku mencintaimu dan akan selalu mencintaimu.” Krystal melepaskan pelukannya, Hak Yeon tersenyum senang.
“terima kasih sayang.” Balas Hak Yeon mencium kening krystal.
“oh iya, malam ini ada sebuah pertunjukan musik di lantai 5,” ujar krystal sembar menyeret kopernya. Hak Yeon duduk ditepi kasur, ia melihat krystal membereskan baju bajunya kedalam lemari.
“kau ingin melihatnya?” Tanya Hak Yeon
“tentu saja, aku mengidolakan salah satu personil SHINee.”
“Minho maksudmu?” Tanya Hak yeon dingin.
“hei… kenapa nada bicaramu seperti itu? Tenanglah aku tidak akan jatuh hati padanya.” Kata krystal berbalik mendekati Hak Yeon yang sekarang membelakanginya.
“kau cemburu?”
“entahlah… “ jawab Hak Yeon dingin. Krystal tersenyum kemudian memeluk tubuh kekasihnya dari belakang, meletakan kedua telapak tangannya diatas pipi Hak Yeon.
“aku mencintaimu.” Ujar Krystal meletakan dagunya diatas bahu Hak Yeon.
“aku tahu, tapi… tetap saja aku khawatir, aku tahu aku tidak setampan Minho, aku tak sekaya dan sepopuler dia, aku…aku takut kau berpaling dariku, karena rasa kagummu itu bisa saja berubah menjadi cinta padanya.” Jujur Hak Yeon, mendengar itu Krystal menurunkan kedua tangannya dan melepaskan pelukannya dari Hak Yeon.
“Yeon-ah… aku janji tidak akan mencintainya seperti aku mencintaimu. Ini hanya perasaan penggemar kepada idolanya saja. Tidak lebih.” Kata Krystal yang kini duduk dihadapan Hak Yeon.
“kau janji?”
“iya, aku janji. Demi rambut merah menyala kita.” Ujar Krystal mengacungkan jari kelingkingnya yang langsung disambut oleh kelingking Hak yeon. Mereka tertawa bersama.
@Malam Pukul 7.50
Hak Yeon dan Krystal berada ditengah kerumunan orang orang yang sudah berada dilantai 5 untuk menyaksikan penampilan SHINee, di atas panggung seorang wanita dengan dress mini sebagai pembawa acara mengoceh disana membuat pada penonton berteriak keras. Tak lama kemudian boyband yang ditunggu muncul diatas panggung dan siap menyanyikan beberapa hits terbaru mereka.
“Krystal… aku haus, aku ambil minum dulu yah.” Ujar Hak Yeon melepaskan gandengan krystal dan pergi menuju meja yang dipenuhi minuman yang berada disudut ruangan. Krystal melambaikan tangan kearah Minho yang melempar senyuman manis kearah para penggemarnya, ia melihat krystal dan ketika itu minho turun dari panggung menghampiri krystal. Melihat peristiwa itu seluruh penggemar berteriak histeris. Hak Yeon melihat dari jauh Krystal dibawa keatas panggung oleh Minho.
“apa apaan dia, mentang mentang seorang bintang!” gerutu Hak Yeon sebal. Ia meletakan kembali gelasnya kemudian berjalan mendekati panggung bermaksud untuk menarik krystal namun saat berada dibawah panggung ia malah tersenggol orang hingga jatuh. Krystal melihat itu, ia bermaksud turun untuk menolong Hak Yeon namun ia malah digandeng kembali oleh minho.
Sementara Hak Yeon yang masih terduduk dilantai menahan sakit karena tangannya di injak oleh beberapa orang yang lewat, krystal tak tahan melihat kekasihnya dan segera turun dari panggung membuat Minho keheranan sendiri, ia melihat krystal menghampiri seorang lelaki yang tengah terduduk dilantai.
“Hak Yeon-ah… mana yang sakit? Maaf… maafkan aku.” Krystal memeluk tubuh kekasihnya sembari menangis. Hak Yeon mengelus punggung Krystal dengan tangan kanannya yang terluka karena terinjak oleh orang orang tadi. Krystal kemudian menggandeng Hak Yeon keluar dari kerumunan orang orang, diatas panggung Minho menyaksikan peristiwa itu. Ia penasaran dengan hubungan krystal dan laki laki itu.
“siapa pria itu? Kenapa gadis tadi sepanik itu?” gumam Minho
@Kamar, 206
“maafkan aku, aku menyesal mengajakmu kesana.” Kata krystal sembari terus menangis. Ia meniup niup tangan Hak Yeon yang memar. Hak Yeon tersenyum kecil.
“aku senang aku terluka. Dengan begitu kau langsung turun dan menolongku.”
“bicara apa kau ini, terluka malah senang. Aku yang khawatir tau!” krystal menghempaskan tangan Hak Yeon, Hak Yeon meringis kesakitan.
“aaauuu…. Sakit Krys… kasar banget sih?!”
“kau juga sih, aku serius minta maaf tau!”
“dengar dulu dong, aku terluka kan bukan dibuat buat, lagian tadi aku bermasksud membawamu turun dari panggung tapi malah aku di dorong orang dan jatuh. Ya begini jadinya.” Jelas Hak yeon sembari menunjukan tangan kanannya yang penuh memar kepada krystal.
“jadi… mau ngobati lukaku atau gimana nih?”
“…”
“kok diam? Och jadi ngambek. Lalu membiarkan tanganku infeksi kemudian membusuk dan harus diamputasi gitu…” mendengar itu Krystal menurup mulut Hak Yeon, air matanya mengalir lagi.
“jangan berkata yang tidak baik Yeon-ah, ucapan itu doa, aku tidak mau terjadi hal buruk padamu.” Kata Krystal
“maaf krys…aku janji tidak akan berkata seperti itu lagi. Jadi mau obatin tanganku kan? Sakit nih.” Ucap Hak yeon manja, krystal mengangguk.
“tunggu sebentar yah, aku mau ambil kompresan dulu.” Krystal beranjak menuju lemari dan mengambil kotak p3k dan membawa air hangat untuk mengompres memar ditangan Hak yeon. Krystal mengompres tangan Hak Yeon dengan penuh hati hati membuat Hak Yeon terus memandangi wajah krystal yang sedang menunduk fokus pada tangan kanannya.
“aku mencintaimu.” Kata Hak yeon membuat Krystal mendongak lalu tersenyum manis.
“aku juga mencintaimu.” Jawab krystal dan kembali mengompres tangan kekasihnya.
“aku akan mati jika kau tak jadi milikku krys…”
“bodoh, aku sekarang telah jadi milikmu. “
“tapi… kita belum menikah.”
“apapun alasannya aku tetap milikmu, kita pasti akan menikah.”
“bagaimana kalau kita menikah?” kata Hak yeon membuat Krystal kembali menatapnya
“besok… kita cari gereja dan kita menikah.” Kata Hak yeon lagi. Krystal tersenyum
“baiklah,” krystal menyetujui.
Keseokan harinya, krystal bangun dan melihat secarik kertas didekat lampu. Disana terdapat pesan dari Hak yeon.
‘aku menunggumu digereja dekat tower seoul. Datanglah segera dengan gaun pengantin yang ada dibelakangmu itu, dandan yang cantik.’
Calon suamimu,
Hak yeon
Membaca pesan itu sebuah senyuman manis muncul dibibir krystal kemudian ia bergegas mandi, ia mengenakan gaun pengantin yang ada diatas kasurnya. 20 menit kemudian krystal sudah siap untuk menemui Hak Yeon digereja. Tiba didepan tower Krystal berlari menyebrang jalan namun karena tidak hati hati ia tertabrak mobil yang melaju kearahnya membuat tubuhnya terpelanting ketepi jalan. Darah segra mengalir dari seluruh tubuhnya, orang orang mengerumuni tubuh krystal yang sudah lemas. Tampak seseorang berusaha meminta pertolongan dari beberapa mobil yang lewat, hingga mobil ketiga yang mau berhenti dan itu mobil SHINee. Minho yang mengenali wajah krysta segera mengangkat tubuh krystal masuk kedalam mobil. Mobil itu melaju menuju rumah sakit terdekta.
Sementara itu,
Hak Yeon menunggu 2 jam digereja, ia mulai lelah berdiri didepan altar. Disana hanya ada dia dan seorang pendeta.
“nak, mana calon pengantin wanitanya?”
“mungkin sebentar lagi datang pak, tolong tunggu sebentar lagi.” Jawab Hak yeon dengan perasaan cemasnya yang tidak bisa ia sembunyikan.
“15 menit lagi saya harus pergi,” kata Pendeta itu
“iya pak.”
3 jam menunggu membuat Hak Yeon tertunduk lemas, ia kemudian mengambil posisi duduk disebuah kursi depan. Tiba tiba ia mendengar permbicaraan dua orang dibelakangnya.
“kasihan sekali gadis itu,”
“iya, apalagi dia sepertinya calon pengantin yang hendak menikah yah,”
Hak Yeon semakin gelisah dan berlari keluar gereja, ia melihat diseberang jalan terdapat darah setengah mengering. Hak Yeon kembali masuk kegereja dan menghampiri dua orang yang tadi.
“kemana gadis itu?”
“dibawa kerumah sakit oleh sebuah mobil.” Hak yeon segera berlari menuju rumah sakit, ia tak peduli lagi dengan sekililingnya hingga ia tertakbrak motor yang melintas, Hak Yeon jatuh dengan luka – luka disekujur tubuhnya namun ia masih berusaha berlari menuju rumah sakit. Sesampainya dirumah sakit, ia menoleh kesana kesini mencari krystal. Tapi karena ia tak tahan lagi dengan sakit ditubuhnya hingga ia terkulai tak berdaya dilantai, seorang gadis melihat itu dan segera menolong Hak yeon.

To Be Continue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Winnie The Pooh Bear Shake