Winnie The Pooh Bear Shake Sahabat DISMEN: I love you, more than you know ( Part 3) || Aliando & felicya

Kamis, 21 Mei 2015

I love you, more than you know ( Part 3) || Aliando & felicya

I love you, more than you know ( Part 3)
Author : Ifdo Hidayah
Main cast : Aliando, Felicia
Support cast : find by yourself
Language : Indonesia
Genre : Romance action

Beberapa menit menunggu akhirnya Ayah dan Ibu Aliando datang juga, kedua pasangan suami istri itu memeluk erat Putra tunggalnya dengan penuh kerinduan yang sudah di pendam selama 3 tahun terakhir ini. Tanpa mereka sadari air mata mereka menetes dari kedua mata masing masing, sementara Felicia yang menyaksikan peristiwa melow itu ikut meneteskan air mata, ia juga rindu tehadap kedua orang tuanya yang saat ini sudah tak mengakuinya sebagai putri mereka lagi.
“ibu sangat rindu padamu nak, kau semakin tampan dan gagah.” Puji ibu Aliando yang enggan melepaskan pelukan rindunya

“iya, kau pantas menjadi pewaris keluarga Syarief.” Sambung ayahnya dengan bangga, mendengar itu Felicia sedikit tx enak hati.
“iya ibu ayah, Ali juga rindu pada ayah dan ibu. Ali kangeeeeen banget.” Timpal Aliando yang masih berada dalam pelukan Ibunya.
“Al, gadis ini siapa?!” pertanyaan itu menghentikan adegan peluk pelukan antara anak dan ibunya, Aliando segera berbalik menghadap Felicia yang sedari tadi berdiri canggung dibelakangnya, ayah dan Ibu Aliando menatap Felicia dengan bingung.
“oh ya, Ali lupa, maaf yah Felicia. Ayah Ibu kenalkan ini Bidadari Hati Ali. Namanya Felicia. Fel ini ayah dan Ibu Ali, dan pastinya akan jadi Ayah dan Ibu Felicia juga.” Kata Aliando dengan yakinnya sembari merangkul Bahu Felicia yang hanya diam dengan senyum tipis di bibirnya. Ayah dan Ibu Aliando tersenyum ramah kepada Felicia.
“oh, kamu yang namanya Felicia. Cantik.” Puji Ibu Aliando, lalu merangkul Felicia dengan hangat.
“jangan khawatir. Kami sudah tentang dirimu nak dan semua yang telah terjadi dalam hidupmu.” Terang Ibu Aliando membuat Aliando tertunduk malu.
“jadi... ayah dan Ibu setuju kan?” kata Aliando dengan senang hati
“tentu, ayah dan Ibu tahu kau pasti sangat mencintainya, ayah tahu betapa besar dan besarnya hatimu yang menerima gadis ini walau dalam keadaan seperti ini.” Jelas Ayah Aliando, ibu Aliando tersenyum sembari mengangguk setuju dengan ucapa suaminya tadi, Aliando merasa sangat bahagia sementara Felicia menangis kecil.
“Maafkan saya pak,Bu. Apakah kalian yakin dengan semua ini?!”
“Fel, Ali kan udah bilang jangan ungkit hal itu lagi. Felicia itu Dunia Ali setelah Ayah dan Ibu Ali. Jadi kalau Felicia pergi dari Ali, itu sama aja Ali gak punya Dunia.”
“Maaf Al, maaf.... hiks... hiks...” kata Felicia sembari menangis sesegukan. Ibu Aliando memeluk Felicia dengan erat sembari mengelus punggung Felicia untuk menenangkan Calon istri anaknya itu.
“jadi jangan malu lagi sama kami, kami ini orang tuamu juga nak.” Kata Ibu Aliando sembari mencium puncak kepala Felicia dengan tulus. Aliando tersenyum senang.
“Terima kasih Ibu, terima kasih Ayah.”  Kata Felicia
“yuk kita ke rumah, Ayah dan Ibu pasti lelah. Felicia juga pasti lelah. Kan kasihan anak kita Fel, dia juga pasti capek.” Seru Aliando merangkul Bahu Felicia di sebelah kiri dan merangkul bahu Ibunya di sebelah kanan, sementara Ayahnya menggandeng tangan Ibu Aliando kemudian mereka pergi kerumah Aliando.
 6 minggu kemudian, Aliando dan Felicia telah  resmi menjadi pasangan suami istri, saat ini usia kandungan Felicia beranjak 4 bulan 2 minggu dengan perut yang tentunya sudah mulai membesar dan terlihat. Namun Aliando tidak malu untuk mengaku bahwa anak yang dikandung Felicia adalah anaknya, ia merawat Felicia dengan penuh kasih sayang, Ayah dan Ibu Aliando pamit kembali ke Kanada setelah 3 minggu pernikahan Aliando dan Felicia. Sebenarya Ayah dan Ibu Aliando meminta mereka untuk ikut bersama mereka di Kanada, namun Aliando menolak, karena ia masih berkewajiban memperbaiki hubungan Felicia dan kedua orang Tuanya karena salah paham yang lalu. Selama mereka tinggal bersama, tidak pernah sedikitpun Aliando menyakiti hati Felicia, ia selalu membuat Felicia tersenyum bahagia, ia selalu ada disaat Felicia membutuhkan dirinya atau pun tidak.
“aku menyayangimu, jadilah Bidadari dunia dan surgaku. Insya Allah... Aamiin.” Kata Aliando sembari duduk disebelah Felicia yang tengah terbaring di tempat tidur. Felicia tersenyum manis kepada suaminya itu.
“insya Allah, Aamiin Ya Robbal”aalamiin. “ jawab Felicia, Aliando mengecup puncak kepala Felicia sengan penuh sayang, Felicia memejamkan matanya sejenak.
“Alhamdulillah. Semoga Allah melindungi suamiku, memberinya umur yang bermanfaat selama ia hidup, menjadikan ia suami yang selalu bertanggung jawab kepada Tuhannya, Rosulnya, dirinya sendiri, Keluarga dan umat muslim didunia ini. Aamiin Ya Robbal’alaamiin.” Doa Felicia yang disambut kalimat “ aamiin Allahumma aamiin” oleh suaminya, lalu berbaring disamping Kirinya, kemudian mereka tertidur bersama.


The End J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Winnie The Pooh Bear Shake